Bandung, Detik 1 News.Net — 16 Juni 2026.Suasana penuh kebersamaan dan semangat keislaman mewarnai pelaksanaan perdana Majelis Taklim MKBD dalam acara Talkshow & Kajian Muharram 1448 H yang digelar di Bandung. Kegiatan bertema “Momentum Hijrah Menjadi Insan Rahmatan Lil Alamin Melalui Ilmu, Ukhuwah, dan Muamalah” tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
Sebanyak kurang lebih 700 jamaah hadir mengikuti rangkaian acara yang menghadirkan kajian keagamaan, dialog inspiratif, serta berbagai kegiatan sosial pendukung. Tingginya antusiasme peserta menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap ruang pembelajaran agama dan wadah silaturahmi.
Ketua Majelis Taklim MKBD sekaligus Ketua Yayasan MHM, Selvi Lusiana, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menghadirkan wadah dakwah yang tidak hanya fokus pada kajian agama, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial dan hubungan antar masyarakat.
Majelis Taklim MKBD hadir sebagai tempat untuk belajar, berbagi, dan mempererat ukhuwah. Kami berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat luas dan terus berkembang ke depannya, ujar Selvi,

Majelis Taklim MKBD sendiri merupakan salah satu program Yayasan MHM yang telah berdiri sejak 1992. Program tersebut hadir sebagai bagian dari komitmen yayasan dalam menjalankan kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan.
Dalam kegiatan perdana ini, jamaah mendapatkan kesempatan mengikuti kajian yang disampaikan oleh Ustadz Fatih Karim. Materi yang diberikan mengangkat makna hijrah dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari peningkatan kualitas diri, memperkuat keimanan, hingga membangun hubungan sosial yang lebih baik.
Acara tersebut juga menghadirkan sejumlah tokoh inspiratif, mulai dari unsur pemerintahan, legislatif, akademisi, pengusaha, hingga budayawan nasional. Para narasumber yang hadir di antaranya Muhammad Farhan, S.E. (Wali Kota Bandung), Dr. H. Bucky Wibawa Karya Guna, M.Si. (Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat), Prof. Hj. Diana Sari, S.E., M.Mg., Ph.D., Hj. Rizky Ananda Musa, serta Dr. (H.C.) Sam Bimbo.
Selain menghadirkan kajian dan talkshow, kegiatan juga semakin meriah dengan adanya Bazar UMKM serta pembagian berbagai hadiah bagi peserta. Konsep acara yang mengedepankan suasana kebersamaan membuat jamaah tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga pengalaman positif dalam mempererat silaturahmi.
Acara dibuka oleh Bapak Yakin, selaku Ketua Pembina MHM yang juga merupakan Ketua Baznas Indonesia. Kehadiran berbagai tokoh tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya membangun masyarakat yang lebih berilmu dan peduli terhadap sesama.
Selvi menjelaskan, ke depan Majelis Taklim MKBD akan terus menghadirkan kajian rutin setiap tiga bulan sekali. Selain kegiatan keagamaan, Yayasan MHM juga menjalankan berbagai program sosial seperti Jumat Berkah, pernikahan massal bagi penyandang disabilitas, Rumah Tahfidz, bantuan bencana, kunjungan panti asuhan, dan bantuan panti jompo.
Menurutnya, salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah keterbatasan fasilitas tempat kegiatan. Saat ini kapasitas lokasi yang tersedia masih mampu menampung sekitar 300 orang, sementara jumlah masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan terus meningkat.
Meski demikian, Yayasan MHM optimistis dengan dukungan masyarakat dan berbagai pihak, Majelis Taklim MKBD dapat menjadi pusat kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat Bandung dan sekitarnya.
Melalui semangat hijrah, ilmu, dan kepedulian sosial, Majelis Taklim MKBD berharap dapat terus menjadi bagian dari gerakan kebaikan yang memperkuat persaudaraan serta menghadirkan manfaat bagi banyak orang.
( red )




















