DPRD Jawa Barat Berharap Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara Tidak Mengorbankan BIJB Kertajati

ANDI SETIAWAN

- Redaksi

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:33 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detik 1 News.Net

‎‎Kota Bandung – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat mendukung rencana reaktivasi Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung. Namun, kembali beroperasinya Bandara Husein Sastranegara ini diharapkan tidak mengorbankan keberlangsungan operasional Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka yang telah dibangun dengan investasi yang sangat besar.

‎‎Kami menyambut baik Bandara Husein Sastranegara kembali melayani penerbangan komersial. Meski demikian, pemerintah juga harus memastikan BIJB Kertajati tetap optimal agar investasi yang telah dikeluarkan tidak sia-sia,” kata Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, MQ Iswara, Kota Bandung, Kamis (2/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut MQ Iswara, BIJB Kertajati dibangun sebagai proyek strategis yang telah diperjuangkan sejak 2012. Dimulai dari proses pembebasan lahan hingga pembangunan infrastruktur pendukung. Saat itu, BIJB Kertajati diproyeksikan menjadi bandara internasional utama di Jawa Barat sekaligus mendukung Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016.

‎‎Namun, target tersebut tidak sepenuhnya tercapai karena pembangunan BIJB Kertajati maupun Jalan Tol Cisumdawu belum selesai sesuai jadwal. Sehingga tidak dapat dimanfaatkan secara optimal saat Jawa Barat menjadi tuan rumah PON.

‎‎Sekarang BIJB Kertajati sudah berdiri, dan investasi yang dikeluarkan sangat besar. Bahkan perusahaan pengelola bandara masih memiliki kewajiban membayar cicilan dan bunga. Oleh karena itu harus ada solusi yang tepat bagi semua pihak, pintanya.

‎‎Oleh sebab itu, kebijakan reaktivasi Bandara Husein Sastranegara harus diiringi dengan strategi yang mampu menjaga keberlangsungan BIJB Kertajati. Perlu win-win solution agar masyarakat mendapatkan kemudahan akses transportasi udara tanpa mengabaikan aset strategis milik Pemerintah Provinsi Jabar.

‎‎Saat ini berbagai opsi terus dijajaki untuk meningkatkan keberlangsungan BIJB Kertajati. Selain melayani penerbangan haji yang dinilai relatif telah memiliki kepastian, pemerintah juga tengah mengupayakan peningkatan penerbangan umrah, pengembangan fasilitas Maintenance, Repair and Overhaul atau MRO bagi maskapai penerbangan, hingga peluang kerja sama dengan sektor pertahanan.

‎‎Meski demikian, menurut MQ Iswara pengembangan penerbangan umrah masih menghadapi sejumlah kendala, terutama tingginya biaya transportasi menuju BIJB Kertajati yang dirasakan oleh biro perjalanan. Sementara pemerintah memiliki keterbatasan untuk memberikan subsidi kepada perusahaan swasta.

‎‎Kita masih mencari solusi untuk penerbangan umrah. Haji relatif sudah berjalan, sementara MRO juga sedang dijajaki. Terpenting, bandara ini benar-benar beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat, ucapnya.

‎‎Iswara menambahkan, keberhasilan BIJB Kertajati tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada strategi pemasaran dan ketersediaan maskapai yang melayani rute domestik maupun internasional. Pihaknya berharap pengelola bandara mampu menarik lebih banyak maskapai agar membuka rute penerbangan dari BIJB Kertajati menuju berbagai kota besar di Indonesia. Dengan semakin banyak pilihan penerbangan.

‎Sumber : Humas DPRD Jabar

Berita Terkait

DPRD dan Gubernur Jawa Barat Menyepakati Rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027
SBNI Soroti Dugaan Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Desak Pengawasan Lingkungan Kota Bandung Diperkuat
Sundawani Rayakan Milangkala ke-19, Siap Perkuat Pelestarian Budaya Sunda
Ketua Umum Paguyuban Cepot Motah Resmikan UMKM 28, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
BBC Resmi Dipimpin H. Bagus Machdiantoro Periode 2026–2031, Siap Perkuat Kontribusi untuk Masyarakat
Polda Jabar Maksimalkan Pengamanan Laga Ketiga Persib Bandung di Piala Presiden 2026
Polisi Gagalkan Peredaran Ribuan Butir Obat Keras Tanpa Izin di Tarogong Kidul
Pertemuan Pembentukan Kepengurusan Perindag Kota Tasikmalaya

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 19:18 WIB

DPRD dan Gubernur Jawa Barat Menyepakati Rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:44 WIB

SBNI Soroti Dugaan Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Desak Pengawasan Lingkungan Kota Bandung Diperkuat

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:37 WIB

Sundawani Rayakan Milangkala ke-19, Siap Perkuat Pelestarian Budaya Sunda

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Ketua Umum Paguyuban Cepot Motah Resmikan UMKM 28, Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:39 WIB

BBC Resmi Dipimpin H. Bagus Machdiantoro Periode 2026–2031, Siap Perkuat Kontribusi untuk Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:40 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Ribuan Butir Obat Keras Tanpa Izin di Tarogong Kidul

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:26 WIB

Pertemuan Pembentukan Kepengurusan Perindag Kota Tasikmalaya

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:59 WIB

Pansus XV DPRD Jabar Soroti Alih Fungsi Lahan, Sampah, dan Sungai di Bogor

Berita Terbaru