Detik 1 News.Net
BANDUNG – Indonesia menutup ajang Table Tennis ASEAN Club Championship (TTACC) 2026 dengan prestasi membanggakan. Bermain di hadapan publik sendiri, tim Merah Putih berhasil merebut gelar juara kategori Mix Team Event setelah menundukkan Thailand pada laga final yang berlangsung di Graha Sanusi Hardjadinata, Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Minggu (13/6/2026).
Kejuaraan tenis meja antar klub terbesar di kawasan Asia Tenggara tersebut diikuti oleh enam negara ASEAN, yakni Indonesia, Thailand, Singapura, Vietnam, Filipina, dan Malaysia. Selama turnamen berlangsung, persaingan antartim berjalan ketat dengan menampilkan para atlet terbaik dari masing-masing negara.

Indonesia tampil konsisten sejak babak penyisihan hingga partai puncak. Berkat permainan solid dan dukungan penuh dari para penonton, tim tuan rumah sukses mengatasi perlawanan Thailand dan memastikan diri sebagai juara kategori Mix Team Event.
Selain kategori utama, TTACC 2026 juga menjadi wadah pembinaan atlet usia dini melalui STIGA Cup U-13 Team Event. Pada kategori tersebut, ONIC Sport tampil gemilang dan berhasil meraih gelar juara setelah menunjukkan performa impresif sepanjang kompetisi.
Ketua Panitia TTACC 2026, Yon Mardiyono, menjelaskan bahwa kejuaraan ini memiliki konsep yang berbeda dibandingkan turnamen tenis meja pada umumnya. Menurutnya, TTACC dirancang sebagai kompetisi antar klub terbaik di ASEAN dengan atmosfer pertandingan yang menyerupai ajang bergengsi seperti Liga Champions di sepak bola.
Melalui format ini, setiap klub memiliki kesempatan untuk mengukur kemampuan dan kualitas timnya dengan menghadapi lawan-lawan terbaik dari berbagai negara di kawasan ASEAN,” ujar Yon.
Ia menambahkan, TTACC tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga sarana bagi para atlet untuk menambah pengalaman bertanding, meningkatkan kemampuan teknis, serta memperluas jam terbang di level internasional.
Keberhasilan Indonesia meraih gelar juara pada kategori utama, ditambah prestasi ONIC Sport di sektor U-13, menjadi bukti bahwa pembinaan tenis meja nasional terus menunjukkan perkembangan positif. Prestasi tersebut sekaligus memberikan optimisme terhadap lahirnya generasi baru atlet tenis meja Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Suksesnya penyelenggaraan TTACC 2026 di Bandung juga meninggalkan kesan positif bagi peserta dan pecinta olahraga tenis meja. Kejuaraan ini tidak hanya menghadirkan persaingan olahraga yang berkualitas, tetapi juga mempererat persahabatan dan kerja sama antarnegara ASEAN melalui semangat sportivitas.
( Andi )




















